Telp : 0294 - 382 234 Fax : 0294 - 384 384 email : [email protected]
Responsive image


Card image cap

2019-12-31 10:23:52 admin

Sejarah Haji

 

Sejarah Haji erat kaitannya dengan Nabi Ibrahim, karena ibadah Haji mulai diajarkan oleh beliau. Dahulu kala Nabi Ibrahim atas perintah Allah SWT meninggalkan istrinya Siti Hajar dan anaknya yang masih bayi yaitu Nabi Ismail di padang pasir kuno Mekkah dengan sedikit makanan dan air.

Pada saat itu Mekkah tidak berpenghuni jadi untuk mencari air untuk anaknya Siti Hajar harus berlari tujuh kali di antara dua bukit shofa dan marwah tapi tidak menemukan sumber air, kejadian inilah yang menjadi asal mula Sa’i dalam ibadah Haji. Kemudian beliau kembali kepada anaknya lalu melihat Nabi Ismail yang masih bayi sedang menggaruk tanah dengan kakinya lalu muncul air mancur dibawahnya. Kemudian berkatalah Siti Hajar “Zam Zam” yang artinya berkumpul atau melimpah setelah itu beliau langsung menampungnya.

Karena sudah ada sumber air, mulai ada yang menetap di Mekkah. Setelah Nabi Ibrahim kembali, beliau beserta anaknya Nabi Ismail membangun fondasi ka’bah dan meletakkan batu hitam di sudut timur ka’bah. Setelah membangun Ka’bah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail melakukan ibadah Haji. Kemudian beliau mengajarkan ibadah Haji kepada Umatnya.

Pada zaman sebelum Islam, Area disekitar Ka’bah penuh dengan berhala dan gambar malaikat. Pada saat itu mereka yang melakukan ibadah Haji tidak melakukan lari kecil di antara bukit shofa dan marwah serta tidak berkumpul di Arafah. Di antara mereka ada yang mempertahankan keheningan selama melakukan ibadah Haji

Pada saat Islam menaklukkan Kota Mekkah, Nabi Muhammad SAW melakuakan reformasi pada ibadah Haji yang dilakukan oleh orang – orang pada saat itu. Rasulullah SAW membersihkan ka’bah dengan menghancurkan berhala – berhala dan kembali mengajarkan ibadah Haji seperti yang kita kenal saat ini serta menyeru kepada umatnya untuk melakukan ibadah haji minimal satu kali seumur hidup bagi mereka yang mampu.

Allah SWT berfirman “Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki atau dengan mengendarai onta yang kurus. Mereka akan datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS al-Haj: 27). Ayat tersebut berisi seruan untuk melakukan ibadah Haji ke Baitullah. Semoga kita bisa segera dipanggil ke Baitullah dan menjadi Haji yang Mabrur.

Sumber gambar : https://firanda.com/


Artikel Lainnya
Kredit Bebas Bunga
Masjidil Haram Secara Etimologi, Masjidil Haram berasal dari baha...
Kredit Bebas Bunga
Masjid Nabawi Masjid Nabawi adalah salah satu Masjid suci umat I...